Doğan Karadeniz, Anggota Dewan Karpowership
Testimoni Doğan Karadeniz, Anggota Dewan Karpowership, Mengenai Terapi Sel Punca di Asia Stemcell Center
Berikut adalah testimoni dari Doğan Karadeniz, seorang Anggota Dewan dari Karpowership yang juga merupakan pebisnis Eropa yang menjalankan usahanya di Jakarta, mengenai pengalamannya dengan terapi sel punca.
Latar Belakang dan Awal Mula
Doğan Karadeniz pertama kali mendengar tentang terapi sel punca dari salah seorang menteri di Jakarta. Menteri tersebut berbagi pengalaman pribadinya yang pernah menderita penyakit parah dan menjalani operasi. Setelahnya, ia disarankan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya dan diperkenalkan dengan terapi sel punca oleh Dr. Purwati. Hasilnya sangat memuaskan, di mana menteri tersebut dapat kembali berjalan dan berlari—aktivitas yang tidak bisa ia lakukan beberapa bulan sebelumnya. Terkesan dengan hasil tersebut, menteri ini sangat merekomendasikan Dr. Purwati dan timnya kepada Doğan Karadeniz.
Proses Terapi
Berdasarkan rekomendasi kuat tersebut, Doğan Karadeniz memutuskan untuk memulai terapi sel punca regeneratif yang berfokus pada sistem kekebalan tubuh. Prosesnya diawali dengan konsultasi virtual melalui Zoom dengan Dr. Purwati, yang berhasil meyakinkannya untuk melanjutkan, diikuti dengan pertemuan langsung di klinik.
Tahapan terapi yang dijalaninya meliputi:
- Pemeriksaan Awal: Tes laboratorium dilakukan untuk memeriksa penanda kanker. Setelah hasilnya dinyatakan aman, terapi pun dimulai.
- Pengambilan Sel: Proses ini melibatkan pengambilan sampel darah serta sedikit jaringan lemak dari area perut, yang diyakini sebagai sumber sel terbaik untuk dikembangkan menjadi sel punca.
- Pengolahan dan Injeksi: Satu minggu setelah pengambilan, sel punca yang dikembangkan dari darahnya diinjeksikan kembali ke tubuh. Tiga minggu kemudian, dilanjutkan dengan injeksi sel punca yang berasal dari jaringan lemak.
Hasil dan Manfaat yang Dirasakan
Doğan Karadeniz merasakan peningkatan kondisi tubuh yang signifikan. Bekas luka dari prosedur pengambilan lemak sangat kecil dan hampir tidak meninggalkan bekas. Sebagai individu yang gemar berolahraga seperti lari, tenis, ski, dan mengendarai motor, ia merasa takjub dengan peningkatan pesat pada kondisi fisiknya.
Setelah menyelesaikan tiga sesi terapi awal, ia melanjutkan dengan terapi pendorong (booster) setiap tiga hingga empat bulan. Ia menyatakan kepuasan yang mendalam atas hasil yang diperoleh dan menyampaikan terima kasih kepada Dr. Purwati.
Rekomendasi
Doğan Karadeniz dengan antusias merekomendasikan terapi sel punca, tidak hanya bagi mereka yang sedang sakit tetapi juga bagi yang merasa sehat, terutama bagi individu berusia di atas 40 tahun. Ia juga menambahkan bahwa Dr. Purwati terus mengembangkan praktiknya dengan membuka klinik baru dan memiliki koneksi yang baik dengan institusi serta universitas terkemuka, termasuk di Boston, Amerika Serikat.
H.E. Melba Pria, Duta Besar Meksiko
Merasa Jauh Lebih Sehat di Usia 67, Duta Besar Meksiko H.E. Melba Pria Jalani Terapi Sel Punca di Indonesia
Jakarta – Di tengah tuntutan gaya hidup yang sangat aktif, mantan Duta Besar Meksiko untuk Indonesia, H.E. Melba Pria, membagikan pengalamannya yang luar biasa setelah menjalani terapi sel punca. Dalam sebuah testimoni, diplomat yang energik ini mengungkapkan bagaimana perawatan inovatif di Asia Stemcell Center telah membantunya mempertahankan kesehatan dan vitalitasnya di usia 67 tahun. Asia Stemcell Center, laboratorium pengolahan sel punca terdepan di Indonesia yang telah mengantongi izin operasional dari Kementerian Kesehatan RI, dikenal dengan standar Good Manufacturing Practice (GMP) yang ketat. Dengan produk unggulan seperti Secretome dan Exosome, laboratorium ini menjadi pionir dalam menyediakan solusi terapi regeneratif yang aman dan efektif. “Sangat luar biasa bisa datang ke sini,” ujar Melba Pria dalam testimoninya. “Karena sel punca yang mereka berikan kepada saya.” Ia menceritakan bagaimana tim medis melakukan tes adiposa, di mana sel punca diambil dari jaringan lemak tubuhnya sendiri untuk kemudian diproses dan diinjeksikan kembali. “Mereka mengambil sebagian dari sel saya sendiri,” jelasnya. Melba Pria, yang secara rutin mengikuti sekitar empat marathon dalam setahun, menjalani gaya hidup yang sangat padat dan sering bepergian. Tuntutan aktivitas yang tinggi ini membuatnya sadar akan pentingnya menjaga kondisi tubuh secara optimal. Setelah menjalani terapi, ia merasakan perubahan yang signifikan. “Saya berusia 67 tahun,” katanya. “Saya merasa, dan yang terpenting, saya merasa sangat, sangat baik dan sangat sehat.” Perasaan inilah yang menjadi inti dari kesaksiannya, membuktikan bahwa terapi sel punca dapat memberikan dampak nyata bagi kualitas hidup. Ia juga merekomendasikan perawatan ini kepada orang lain berdasarkan pengalamannya sendiri. “Saya melakukannya di lutut dan di tubuh saya. Ini sangat bagus,” tambahnya. Di akhir testimoninya, Melba Pria secara khusus mengucapkan terima kasih kepada tim yang telah membantunya. “Terima kasih, Jakarta Clinic, dan tentu saja, Dokter Purwati,” pungkasnya. Testimoni dari seorang tokoh publik yang dihormati seperti H.E. Melba Pria ini menggarisbawahi potensi besar dari terapi sel punca. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa usia bukanlah halangan untuk tetap aktif dan sehat, terutama dengan dukungan teknologi medis canggih yang ditawarkan oleh institusi terpercaya seperti Asia Stemcell Center.Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI
Jaga Kesehatan Diri dan Ibunda, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni Percayakan Perawatan di Asia Stemcell Center
Jakarta – Di tengah kesibukannya sebagai pejabat publik, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Dr. H. Ahmad Sahroni, S.E., M.I.Kom., menyempatkan diri untuk membagikan pengalaman positifnya dalam menjaga kesehatan. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Asia Stemcell Center, laboratorium pengolahan sel punca terkemuka di Indonesia, yang telah merawat kesehatan dirinya dan sang ibunda.
Asia Stemcell Center, yang telah mendapatkan izin operasional resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, merupakan fasilitas canggih yang beroperasi sesuai standar Good Manufacturing Practice (GMP). Dengan produk andalan seperti Secretome dan Exosome, laboratorium ini berkomitmen untuk menyediakan terapi regeneratif yang aman dan berkualitas tinggi bagi masyarakat.
Dalam sebuah video testimoni singkat, Ahmad Sahroni secara langsung memberikan apresiasinya. “Saya Ahmad Sahroni, mengucapkan terima kasih buat Asia Stemcell [dan] Dokter Purwati yang telah merawat kesehatan saya dan juga ibu saya,” ujarnya.
Testimoni ini menyoroti pentingnya perawatan kesehatan preventif dan regeneratif tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk keluarga tercinta. Sahroni menegaskan bahwa keputusannya ini didasari oleh keyakinan bahwa kesehatan adalah aset yang paling berharga.
“Inilah bukti bahwa kesehatan lebih penting,” lanjutnya, seraya mengajak masyarakat untuk tidak ragu mencoba perawatan di fasilitas tersebut. “Dan kalian mesti coba di Asia Stemcell dengan dokter terbaik, Dokter Purwati.”
Pujian yang tulus dari seorang tokoh masyarakat seperti Ahmad Sahroni menjadi bukti nyata dari kualitas dan kepercayaan yang telah dibangun oleh Asia Stemcell Center. Keterlibatan para ahli seperti Dr. Purwati dalam penanganan pasien memastikan bahwa setiap prosedur dilakukan dengan standar medis dan etika tertinggi, memberikan rasa aman dan hasil yang optimal bagi mereka yang mencari solusi kesehatan modern.